Rumus Mikroskop dan Contoh Soal Mikroskop Fisika


Rumus Mikroskop dan Contoh Soal Mikroskop Fisika – Saat mempelajari biologi, kalian semua pasti sudah tahu apa itu mikroskop karena alat ini begitu lazim digunakan dalam praktikum kegiatan belajar mengajar, dengan mikroskop kalian dapat melihat benda benda yang sangat kecil dan bahkan tidak bisa kita lihat dengan mata telanjang seperti sel, bakteri, dan mikroorganisme lain. Mikroskop pertama dibuat oleh Zacharias Janssen dengan memanfaatkan dua lensa cembung yan diletakkan di kedua ujung sebuah tabung. Pada tahun 1650 Anthony Van Leeuwenhoek berhasil membuat mikroskop yang memiliki perbesaran 250 kali. Penemuan ini membawa pengaruh penting pada ilmu biologi karena para ilmuan dapat mengamati benda – benda yang sangat kecil, dan tentunya dapat mengamati proses – proses suatu penyakit timbul, dll.

mikroskop

Dibalik kehebatan mikroskop yang membawa pengaruh penting pada ilmu pengetahuan, apakah kalian tahu bagaimana cara kerja mikroskop ini? Mikroskop masih termasuk ke dalam alat optik. Mikroskop memiliki dua buah lensa yaitu lensa objektif di mana letaknya dekat dengan objek yang diamati dan lensa okuler yang berada dekat dengan mata pengamat. Cara kerja dari mikroskop secara sederhana adalah lensa objektif akan membentuk bayangan dengan sifat nyata, terbalik, dan diperbesar yang akan ditangkap oleh lensa okuler dan menghasilkan bayangan dengan dsifat maya, terbalik, diperbesar. Berikut adalah proses perjalanan cahaya pada mikroskop

Skema Jalan Cahaya saat Mata Tak Berakomodasi

Skema Jalan Cahaya saat Mata Tak Berakomodasi

Skema Jalan Cahaya saat Mata Berakomodasi Maksimum

Skema Jalan Cahaya saat Mata Berakomodasi Maksimum

Baca Juga : Kumpulan Contoh Soal Alat Optik
Baca Juga : Penjelasan Suhu dan Termometer

Jadi pada mikroskop terjadi dua kali perbesaran objek yaitu pada lensa objektif kemudian diperbesar kembali oleh lensa okuler, Untuk menghitung perbesarannya dapat dihitung dengan rumus

rumus mikroskop

 

 

dengan keterangan :
M = Perbesaran Mikroskop
M ob = Perbesaran Lensa Objektif
M ok = Perbesaran Lensa Okuler

Dengan rumus perbesaran lensa okuler saat mata tak berakomodasi
perbesaran lensa okuler
dan rumus saat mata berakomodasi maksimum

lensa okuler akomodasi

dengan keterangan :
M ok = perbesaran lensa okuler
Sn = titik dekat mata (25 cm)
fok = jarak fokus lensa okuler

Sedangkan, untuk perbesaran lensa objektif dirumuskan dengan

perbesaran lensa objektif

dengan keterangan :
M ob = perbesaran lensa objektif
S’ ob = jarak bayangan objek
S ob = jarak objek

Seperti kita kita ketahui bahwa bayangan hasil lensa objektif adalah objek bagi lensa okuler, jadi kita juga dapat menghitung panjang mikroskop dengan rumus

panjang mikroskop

keterangan :
d = panjang mikroskop
S’ ob = jarak bayangan objek pada lensa objektif
S ok = jarak objek lensa okuler

Saya yakin kalian belum terlalu paham dengan penjelasan di atas, karena itu admin sediakan contoh soal agar kalian lebih memahaminya

Contoh Soal 1

Sebuah Mikroskop memiliki lensa objektif dan lensa okuler masing masing berjarak 4 cm dan 10 cm dari titik fokus. Sebuah benda diletakkan 6 cm di bawah lensa objektif. Seorang bermata normal melihat benda tersebut dengan berakomodasi maksimum, Hitunglah : a. perbesaran sudutnya   b. panjang tubusnya

Penyelesaian
Diketahui :
fob = 4 cm
fok = 10 cm
Sn = 25 cm
Sob = 6 cm

Ditanya :
a. M?
b. d?

Jawab :
a. 1/Sob + 1/S’ob = 1/fob
1/6 + 1/S’ob = 1/4
S’ob = 12 cm

M = Mob ⋅ Mok
M = S’ob/Sob ⋅ (Sn/fok  + 1)
M = 12/6 ⋅ (25/10  + 1)
M = 2 ⋅ 3,5
M = 7 kali

b. 1/Sok + 1/S’ok = 1/fok
1/Sok – 1/25 = 1/10
1/Sok = 1/10 + 1/25
1/Sok = 7,14 cm

d = S’ob + Sok
d = 12 + 7,14
d = 19,74 cm

Jadi perbesaran mikroskop tersebut adalah 7 kali dan panjang tubusnya 19,74 cm

Contoh Soal 2

Sebuah benda untuk diamati ditaruh 2,5 cm di depan lensa objektif yang memiliki fokus 2 cm. Bila lensa okulernya berfokus 10 cm dan jarak antara lensa okuler dan lensa objektif sejauh 14 cm, hitunglah perbesaran total dan perbesaran mikroskop bila mata berakomodasi maksimum

Penyelesaian
Diketahui :
Sob = 2,5 cm
fob = 2 cm
fok = 10 cm
d = 14 cm

Ditanyakan :
a. M?
b. M bila mata berakomodasi maksimum?

Jawaban :
a. 1/Sob + 1/S’ob = 1/fob
1/2,5 + 1/S’ob = 1/2
1/S’ob = 1/2 – 1/2,5
1/S’ob = 1/10
S’ob = 10 cm

Mob = S’ob/Sob
Mob = 10/2,5
Mob = 4 kali

Sok = d – S’ob
Sok = 14 – 10
Sok = 4 cm

1/fok = 1/Sok + 1/S’ok
1/10 = 1/4 + 1/S’ok
1/S’ok = 1/10 – 1/4
1/S’ok = – 20/3

Mok = S’ok/Sok
Mok = -20/3 /4
Mok = 5/3 kali
M = Mob ⋅ Mok
M = 4 ⋅ 5/3
M = 6,67 kali

b. Perbesaran Mikroskop bila mata berakomodasi maksimum
M = Mob ⋅ Mok
M = 4 ⋅ (25/10  + 1)
M = 4 ⋅ 3,5
M = 14 kali

Jadi perbesaran total mikroskop tersebut adalah 6,67 kali dan perbesaran saat mata berakomodasi adalah 14 kali

Sumber :
BSE Fisika karangan Tri Widodo
BSE Fisika karangan Nurhayati Nufus dan A. Furqon
BSE Fisika karangan Setya Nurachmandani
BSE Praktis Belajar Fisika karangan Aip Saripudin, dkk

Leave a Reply