Kumpulan Contoh Soal Alat Optik Lengkap Kelas X

Kumpulan Contoh Soal Alat Optik Lengkap Kelas X – Ya buat kalian yang sedang ingin melatih pemahaman kalian mengenai materi alat optik di kelas X, kalian berada di blog yang tepat. Karena admin akan memberikan contoh soal alat optik serta pembahasannya kepada kalian semua. sebelumya buat kalian ingin belajar fisika bisa klik di tulisan tersebut. Nggak perlu lama lama langsung saja disimak


1. Sebuah lensa memiliki kekuatan -2 dioptri. Hitunglah panjang fokus lensa tersebut?

Jawaban
Diketahui : P = -2 D
Ditanyakan : f?
Jawab :
= 1/P
 f = 1/-2
= -0,5 m
f-50 cm
Jadi, panjang fokus lensa di atas adalah -40 cm

2. Berapakah anguler lup yang memiliki fokus 8 cm dengan mata tidak berakomodasi?

Jawaban
Diketahui :
f = 8 cm
PP = 25 cm
Ditanyakan : M?
Jawab :
M = PP/f
M = 25/8
M = 3,125 kali
Jadi perbesaran anguler lup tersebut adalah 3,125 kali dari semula

3. Aldo ingin membeli kacamata karena dia hanya dapat melihat benda terjauh pada jarak 3 meter. Jenis kacamata apa yang harus dibeli Aldo?

Jawaban
Diketahui : Miopi dengan PR = 3 m
Ditanyakan : Jenis kacamata?
Jawab : untuk mencari kacamata yang tepat, kita harus menghitung kekuatan kacamatanya
P = – 1/PR
P = -1/3 D
Jadi kacamata yang harus dibeli Aldo adalah kacamata negatif dengan kekuatan lensa -1/3 dioptri

4. Tentukan jenis dam kekuatan lensa yang harus digunakan oleh orang yang mempunyai titik dekat 50 cm

Jawaban
Diketahui : Sn = 50 cm
Ditanyakan : jenis lensa dan nilai P?
Jawab
S = 25 cm
S’ = -Sn = -50 cm
1/S +1/S’ = 1/f
1/25 + 1/-50 = 1/f
2-1/50 = 1/f
f = 50 cm = 0,5 m
P = 1/f
P = 1/0,5
P = 2 dioptri
Jadi lensa yang digunakan adalah lensa cembung (positif) dengan kekuatan lensa 2 dioptri


5. Sebuah lup berfokus 5 cm digunakan untuk mengamati benda yang panjangnya 2 mm. Tentukan panjang bayangan benda apabila mata tak berakomodasi dan mata berakomodasi maksimum

Jawaban
Diketahui :
f = 5 cm
h = 2 mm = 0,2 cm
Ditanyakan :
a. h’ jika mata tak berakomodasi?
b. h’ jika mata berakomodasi maksimum?
Jawab
a. M = PP/f
M = 25/5
M = 5 kali
M = h’/h
5 = h’/0,2
h’ = 5 x 0,2
h’ = 1 cm

b. M = PP/f   +1
M = 25/5   +1
M = 5 + 1
M = 6 kali
M = h’/h
6 = h’/0,2
h’ = 6 x 0,2
h’ = 1,2 cm
Jadi panjang benda jika diamati dengan lup tersebut dalam keadaaan mata tidak berakomodasi adalah 1 cm dan dalam keadaan mata berakomodasi maksimum adalah 1,2 cm

6. Seseorang dengan titik dekat 25 cm, mengamati preparat panjang 1 mm dengan sebuah mikroskop yang mempunyai jarak fokus objektif dan okuler masing masing 10 mm. Jika benda diletakkan pada jarak 11 mm dari objektif.
a. Berapa panjang bayangan akhir dari benda yang diamati, jika pengamat tidak berakomodasi?
b. Berapa jarak antara lensa objektif dan lensa okuler jika mata tidak berakomodasi?

Jawaban
Diketahui :
Sn = 25 cm = 250 mm
h = 1 mm
fob = 10 mm
fok = 10 mm
Sob = 11 mm
Ditanyakan :
a. h’?
b. d saat mata tidak berakomodasi?
Jawab :
a. Pada lensa objektif
Sob = 11 mm
fob = 10 mm
1/fob = 1/Sob + 1/S’ob
1/10 = 1/11 +1/S’ob
S’ob = 110 mm
h’ = h x M(mikroskop)
h’ = h x S’ob/Sob   x Sn/fok
h’ = 1 x 110/11   x 250/10
h’ = 1 x 10 x 25
h’ = 250 mm

b. d = S’ob + fok
d = 110 + 10
d = 120 mm

Jadi panjang bayanggan akhir benda yang diamati saat mata tidak berakomodasi adalah 110 mm dan jarak antara lensa okuler dan lensa objektif adalah 120 mm

7. Sebuah mikroskop memiliki sebuah tabung dengan panjang 22 cm, fokus okuler 5 cm dan fokus objektif 6 cm. Jika mata tidak berakomodasi, tentukan letak benda terhadap lensa objektif

Jawaban

Diketahui :
d = 22 cm
fob = 6 cm
fok = 5 cm
Ditanyakan : Sob?
jawab :
d = S’ob + fok
22 = S’ob + 5
S’ob = 17 cm
Sob = S’ob x fob / S’ob – fob
Sob = 17×6/17-6
Sob = 9,27 cm

Jadi benda tersebut diletakkan pada jarak 9,27 cm dari lensa objektif

8. Sebuah teropong bintang memiliki perbesaran 40 kali saat digunakan dengan mata tak berakomodasi. Jika panjang teropong saat itu sebesar 20,5 cm maka tentukan titik fokus lensa objektif dan lensa okulernya

Jawaban
Diketahui :
M = 40
d = 20,5 cm
Ditanyakan : fob dan fok?
Jawab :
Saat mata tak berakomodasi
M = fob/fok
40 = fob/fok
fob = 40fok

panjang teropong :
d = fob + fok
20,5 = 40fok + fok
20,5 = 41fok
fok = 0,5 cm
fob = 40 x 0,5 = 20 cm

Jadi titik fokus lensa objektif pada teropong tersebut adalah 20 cm dan pada lensa okulernya 0,5 cm

9. Sebuah teropong bintang memiliki lensa objektif dengan jarak fokus 150 cm dan lensa okuler dengan jarak fokus 30 cm. Teropong bintang tersebut dipakai untuk melihat benda benda langit dengan mata tak berakommodasi. tentukanlah : a. perbesaran teropong b. panjang teropong

Jawaban

Diketahui :
fob = 150 cm
fok = 30 cm
Ditanyakan :
a. M?
b. d?
Jawab :
a. M = fob/fok
M = 150/30
M = 5 kali
b. d = fob + fok
d = 150 + 30
d = 180 cm

Jadi perbesaran teropong tersebut adalah 5 kali dan panjang teropong tersebut saat mata tidak berakomodasi adalah 180 cm

10. Sebuah teropong yang jarak fokus lensa objektifnya 50 cm diarahkan ke pusat bulan. Jika mata tidak berakomodasi diperoleh perbesaran 10 kali. Tentukan : a. titik fokus lensa okulernya   b. panjang teropong

Jawaban

Diketahui :
fob = 50 cm
M = 10 kali
Ditanyakan :
a. fok?
b. d?
Jawab :
a. M = fob/fok
10 = 50/fok
fok = 50/10
fok = 5 cm

b. d = fob + fok
d = 50 + 5
d = 55 cm

Jadi, titik fokus lensa okuler teropong tersebut adalah 5 cm dan panjang teropong tersebut adalah 55 cm

11. Sebuah teropong panggung dengan fokus lensa objektif 50 cm dan fokus lensa okuler -5cm digunakan untuk melihat bintang oleh orang bermata normal tanpa berakomodasi. Tentukan : a. perbesarannya  b. panjang tubus

Jawaban
Diketahui :
fob = 50 cm
fok = -5cm
Ditanyakan :
a. M?
b. d?
Jawab :
a. M = |fob|/|Sok|
M = |50|/|-5|
M = 10 kali

b. d = fob + fok
d = 50 – 5
d = 45 cm

Jadi perbesaran teropong tersebut adalah 10 kali dan panjangnya 45 cm

 

Itu semua adalah contoh soal alat optik serta pembahasan yang admin rangkum, silahkan kalian gunakan untuk lebih memahami mengenai alat optik

 

Leave a Reply