Ingin Masuk Universitas STAN Jakarta? Ketahui Hal – Hal berikut Terlebih Dulu

Ingin Masuk Universitas STAN Jakarta? Ketahui Hal – Hal berikut Terlebih Dulu – Halo, admin isengnulis disini. Banyak sekali orang – orang yang menginginkan untuk menjadi mahasiswa Universitas STAN Jakarta, entah karena mereka kurang optimis untuk mendapat pekerjaan ketika lulus dari Universitas lain (Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Tinggi Swasta) atau karena mereka memang bercita – cita menjadi seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) / Aparatur Sipil Negara (ASN). Ada beberapa hal yang perlu kalian ketahui sebelum mendaftar menjadi Mahasiswa Universitas STAN Jakarta, yang pertama adalah nama dari perguruan tinggi tersebut bukanlah Universitas STAN Jakarta namun Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) dimana kata STAN sudah bukan sebuah singkatan dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara namun hanya sebuah akronim STAN mengingat kata STAN sudah menjadi sebuah identitas perguruan tinggi ini. Selain itu ada beberapa beberapa perbedaan yang mendasar dari PKN STAN yang membedakan dengan perguruan tinggi lain, dan di PKN STAN ada beberapa jurusan yang perlu kalian ketahui. jadi, jangan sampai kalian salah memilih jurusan ketika mendaftar di PKN STAN. Daripada kalian bingung apa aja itu? buruan disimak penjelasan berikut.

universitas stan jakarta


Apa Itu Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN)?

Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN merupakan perguruan tinggi kedinasan yang menjalankan program vokasi dan berada di lingkungan Kementerian Keuangan, di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Keuangan melalui Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan. PKN STAn sendiri mengalami sejarah panjang sejak awal berdiri dan sejak 2015 mereka merubah status yang awalnya Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) menjadi Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN).

Apa Perbedaan PKN STAN dengan Kampus Lain?

Sebenarnya perbedaan utama bukan di PKN STAN dengan kampus lain, namun lebih ke Perguruan Tinggi Kedinasan dengan Perguruan Tinggi Negeri, mengingat PKN STAN masih berstatus Perguruan Tinggi Kedinasan. Perbedaan yang pertama adalah di penerimaan mahasiswa Perguruan Tinggi Kedinasan dilakukan dengan seleksi mandiri yaitu beberapa rangkaian tes yang harus diikuti calon mahasiswa, apabila di PKN STAN namanya SPMB PKN STAN, sedangakan penerimaan mahasiswa pada Perguruan Tinggi Negeri dilakukan dengan jalur SNMPTN, SBMPTN dan Ujjian Mandiri dari kampus tersebut. Perbedaan Kedua adalah pada Perguruan Tinggi Kedinasan ada ikatan dinas, sehingga apabila mahasiswa telah lulus maka akan langsung bekerja pada sebuah instansi negeri, sedangakan pada Perguruan Tinggi Negeri tidak ada program seperti itu. Perbedaan ketiga adalah Perguruan Tinggi Kedinasan menggratiskan biaya perkuliahan (tidak ada UKT) dan bahkan memberikan fasilitas seperti alat tulis untuk para mahasiswanya, sedangakan Perguruan Tinggi Negeri para mahasiswa diharuskan membayar biaya perkuliahan (UKT) dan tidak diberikan fasilitas seperti alat tulis.

Apa Saja Jurusan (Spesialisasi) di PKN STAN?

Jurusan (Spesialisasi) Akuntansi

Para mahasiswa pada jurusan akuntansi akan mempelajari akuntansi, mulai dari principle accounting, intermediate dan sampai advance, akuntansi pemerintahanpun juga dipelajari di jurusan ini. jurusan ini juga mempelajari perpajakan, hukum keuangan negara, dll yang tidak kalah pentingnya. Lulusan dari jurusan ini tidak bisa diprediksi akan ditempatkan di instansi mana, karena sangat mungkin untuk ditempatkan di Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Inspektorat Jenderal, atau mungkin di lingkungan Kementerian Keuangan.

Jurusan (Spesialisasi) Pajak


Mahasiswa jurusan pajak akan mendalami perpajakan yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Pajak, mulai dari Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai, Bea Meterai, Ketetntuan Umum Perpajakan dan teknis dari pelaksanaannya. selain mengenai pajak para mahasiswa juga mempelajari statistika, pengantar ilmu hukum, dll. Mayoritas lulusan dari jurusan pajak akan ditempatkan di Direktorat Jenderal Pajak, meskipun tidak menutup kemungkinan ditempatkan pada instansilain seperti Badan Kebijakan Fiskal, Inspektorat Jenderal, dll. Pada jurusan pajak juga terdapat Program Diploma I dan Diploma III.

Jurusan (Spesialisai) Kebendaharaan Negara

Para Mahasiswa jurusan kebendaharaan negara mempelajari kebendaharaan dan penganggaran, mereka juga diajarkan penyusunan APBN, evaluasi proyek, manajemen keuangan. Mahasiswanya juga mempelajari mata perkuliahan yang bersifat umum seperti pengantar akuntansi, pengantar perpajakan, dll. Mayoritas lulusan jurusan kebendaharaan negara akan ditempatkan pada Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan Direktorat Jenderal Anggaran meskipun tetap tidak menutup peluang ditempatkan di instansi lain. Pada jurusan ini terdapat Program Diploma I dan Diploma III juga.

Jurusan (Spesialisasi) Manajemen Aset

Mahasiswa Jurusan Manajemen Aset akan dibekali dengan berbagai ilmu seperti ilmu hukum penyitaan, penilaian, pengetahuan lelang, pengurusan piutang dll. Karena yang mereka pelajari sangat berkaitan dengan instansi tempat dari kebanyakan alumni dari jurusan ini, yaitu Direktorat jenderal Kekayaan Negara.

Jurusan (Spesialisasi) Penilai / Pajak Bumi dan Bangunan

Berbeda dengan jurusan – jurusan sebelumnya, jurusan penilai / pajak bumi dan bangunan tergolong unik karena mereka juga mempelajari hal – hal yang berbau IPA seperti Teknologi Bangunan, Nilai Ukur Tanah, Perencanaan Kota. Jurusan ini juga tergolong laku di pasar swasta juga karena para penilai sering menilai sebuah aset sebuah perusahaan. Lulusan jurusan ini biasanya ditempatkan pada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara dan Direktorat Jenderal Pajak.

Jurusan (Spesialisasi) Kepabeanan dan Cukai

Para mahasiswa jurusan Bea Cukai menjalani pendidikan semimiliter, tidak seperti jurusan – jurusan sebelumnya. Jadi, buat kalian yang ingin masuk bea cukai siapkan fisik kalian dari sekarang. Para mahasiswa akan mempelajari mengenai pengawasan bea dan cukai, teknis kepabeanan dan cukai, administrasi penerimaan bea dan cukai, dll. Mayoritas lulusan jurusan ini akan ditempatkan pada Direktorat Jenderal Kepabeanan dan Cukai meskipun tidak menutup kemungkinan ditempatkan di instansi lain. Jurusan ini memiliki Program Diploma I dan Diploma III, namun buat para cewek yang ingin masuk bea cukai kalian hanya bisa mendaftar di Program Diploma I saja.

Itu semua hal – hal yang perlu kalian tahu sebelum mendaftar di PKN STAN ya (bukan Universitas STAN Jakarta), dan juga buat kalian yang mau belajar dengan soal – soal SPMB PKN STAN tahun tahun sebelumnya dan prediksi soal SPMB PKN STAN kalian dapat membeli buku Civitas Guide SPMB PKN STAN 2019 hanya dengan 50 ribu saja dan dapatkan cashback sebesar 5%, untuk informasi buku ini dijual dengan harga 95 ribu di gramedia dan sekitar 60 ribu di lapak lain, buruan order guys hanya di IsengTrade toko resmi dari isengnulis.com

klik disini  atau disini

 

Leave a Reply